Secara bahasa, zakat itu bermakna : [1]
bertambah, [2] suci, [3] tumbuh [4] barakah. (kamus Al-Mu`jam
al-Wasith jilid 1 hal. 398).
Sedangkan secara
syara`, zakat itu bermakna bahagian tertentu dari harta yang dimiliki yang
telah Allah wajibkan untuk diberikan kepada mustahiqqin (orang-orang
yang berhak menerima zakat). (Fiqhuz Zakah karya Syeikh Dr. Yusuf
Al-Qaradawi jilid 1 halaman 38)
Kata zakat di dalam Al-Quran
disebutkan 32 kali. 30 kali dengan makna zakat dan dua kali dengan
konteks dan makna yang bukan zakat. 8 dari 30 ayat itu turun di masa
Mekkah dan sisanya yang 22 turun di masa Madinah. (kitab Al-Mu`jam
Al-Mufahras karya Ust. Muhammad fuad Abdul Baqi).
"Ambillah
zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan
mensucikan mereka dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu
itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui.?" (QS. At-Taubah :103).
"Dan di antara mereka ada
orang yang mencelamu tentang zakat; jika mereka diberi sebahagian dari
padanya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebahagian
dari padanya, dengan serta merta mereka menjadi marah." (QS.At-Taubah :
58).
"Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang
fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu`allaf yang
dibujuk hatinya, untuk budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan
Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu
ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha
Bijaksana." (QS. At-Taubah : 60).
"Dan dirikanlah solat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk." (al-Baqarah: 43)
"Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang
menafkahkan hartanya di jalan Allah. Adalah serupa dengan sebutir benih
yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah
melipat gandakan (ganjaran) bagi siap yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha
Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Itulah antara
ayat-ayat al-Quran yang menekankan tuntutan kewajipan menunaikan zakat
serta ganjaran yang diperoleh hasil daripada perlaksanaan ibadat
tersebut. Hatta mereka-mereka yang pertama diperangi oleh Abu Bakar r.a
bila beliau memegang tampuk khalifah adalah kalangan mereka yang tidak
membayar zakat.
Dari Abi Hurairah ra bahwa ketika Rasulullah
SAW wafat dan Abu Bakar r.a menjadi khalifah, sebagian orang orang arab
menjadi kafir. Umar r.a bertanya,”Mengapa anda memerangi mereka ?
Padahal Rasulullah SAW telah bersabda,”Aku diperintahkan untuk memerangi
manusia sampai mereka mengucapkan La Ilaaha Illallah, yang telah
mengucapkannya maka terlindung dariku harta dan jiwanya dan hisabnya
kepada Allah SWT ?”. Abu Bakar r.a menjawab,”Demi Allah, aku pasti
memerangi mereka yang membedakan antara shalat dan zakat. Sebab zakat
adalah hak harta. Demi Allah, seandainya mereka menolak membayar seekor
kambing muda yang dahulu pernah dibayarkannya kepada Rasulullah SAW,
pastilah aku perangi”. Umar r.a berkata,”Demi Allah, hal ini tidak lain
kerana Allah SWT telah melapangkan dada Abu Bakar dan baru aku tahu
bahawa hal itu adalah benar”. (HR. Bukhari Muslim Abu daud Tirmizi Nasai
Ahmad)
Showing posts with label Zakat-ul-Fitr. Show all posts
Showing posts with label Zakat-ul-Fitr. Show all posts
Tuesday
Monday
Zakat-ul-fitr

- Ibn Umar narrated that Rasulullah s.a.w ordered the people to pay Zakat-ul-Fitr before going to the Eid prayer.
- Ibn Umar narrated that Rasulullah s.a.w has made Zakat-ul-Fitr obligatory, (and it was), either one Sa' of barley or one Sa' of dates (and its payment was obligatory) on young and old people, and on free men as well as on slaves. (One Sa' = 3 Kilograms approx.)
- For every sane and adult Muslim is wajib to pay the Zakat of Fitr for himself and all those whose sustenance is due on him, if he possesses extra wealth which is free from his essential needs and the need of his family members during the night and day of Eid. The purpose of Zakat of Fitr is to purify one who fasts from any indecent act or speech and to help the poor and needy.
- Zakat of Fitr should be given as much our handfuls of the normal food, one Sa' (One Sa' = 3 Kilograms approx.) of maize or its equivalent in cash or kind should be paid as Zakat of Fitr.
- Zakat of Fitr should be given after the sunset of the last day of Ramadhaan. It is permissible to pay it at the beginning of Ramadan but better to give it just after the Fajr Sholat before going for the Eid Sholat. It is forbidden to pay it after the Eid Sholat. (Most scholars believe that it is permissible to pay Zakat of Fitr a day or two before Eid. Ash-Shafi holds that it is permissible to do so at the beginning of Ramadan)
- Zakat of Fitr should be given to the following eight types of people or any of them who is living in the same town where the person paying Fitrah lives. The eight types of people are as follows:
a) Fuqaraa (those who possess more than basic need but do not possess wealth equal to the Nisaab)
b) Masaakeen (people who are extremely needy to the extent that they are forced to beg for their daily food ration)
c) Wal-Aamileen (those who are appointed by the Islaamic head of state or government to administer the funds of Zakat)
d) Muallafatul Quloob (the category of those whose hearts are to be reconciled in the interest of faith and Muslims)
e) Ar-Riqaab (liberation of slaves and ransoming of the prisoners of war held by the enemy)
f) Alghaarimeen (those who are heavily indebted and not able to cope on their own)
g) Fee Sabeelillah (the needs relating to the defense and protection of faith and supremacy of the Word of Allah)
h) Ibnussabeel (those who are travelers in the view of Shariah and during the course of their journey do not possess basic necessities, though they are rich at home)
Subscribe to:
Posts (Atom)
open source - sumber terbuka
Mana-mana coretan yang dikira baik, dibenarkan mengambil (copy-paste) tanpa perlu bertanya tuan blog ini. Manakala mana-mana coretan yang terdapat kesilapan, mohon ribuan kemaafan dari tuan blog ini. - " Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya "
Tajuk
Akidah
(13)
Al-Fatihah
(2)
Alam
(1)
ASWJ
(3)
Bab Eid
(2)
bayan
(6)
BERITA
(5)
beware fitnah
(1)
book
(1)
Burzuk
(5)
cerpen
(7)
Dakwah dan doa
(2)
dars
(1)
Differences
(1)
Doa
(1)
fatwa
(2)
Fazail amal
(1)
Fazail Hajj
(2)
fikir
(4)
fikir/zikir
(1)
fiqh
(6)
fitnah
(1)
Gurauan
(3)
Hijrah
(4)
hilal
(1)
ibadat
(15)
Ikhtilat
(1)
ilham
(1)
Ilmu
(1)
imam
(1)
Imam Mazhab
(9)
Islam
(1)
Israk
(7)
janggut
(1)
Jesus was a Muslim
(1)
Jihadun nafs
(4)
Jinn
(10)
Jord
(1)
kalam
(1)
Karamah
(1)
KIblat
(1)
kisah Auliya
(3)
kisah-kisah
(4)
konflik
(4)
Kuarantin
(2)
makna bidaah dholalah
(1)
malfoozaat
(3)
Mawlid
(2)
mazhab
(5)
minda
(1)
nasihat
(2)
pemahaman
(6)
penolakan terhadap anti-hadith
(1)
penyakit
(1)
Prophet Muhamad s.a.w
(1)
puasa
(1)
Quran
(3)
Ramadan
(4)
sahaba
(2)
salam
(1)
salawat
(1)
shalat
(4)
sholat
(4)
Syair
(1)
Syurga-neraka
(1)
Tabligh
(1)
Tafsir
(6)
tiada Tuhan melainkan Allah
(1)
travel
(1)
Ummatan wahidah
(1)
Zakat-ul-Fitr
(2)
zikir
(7)
paut-paut
- Al-Alorstari blog
- Alexanderwathern blog
- Aqidahtul Tanzih blog
- Azhar Jaafar blog
- Bahrus Shofa blog
- Bentara blog
- Blog karkun
- chill-garage blog
- Dakwah-ilallah blog
- Dalamdakwah wordpress
- Fakir-fikir blog
- Fikir alami blog
- Hainur83 blog
- Ibnu Zain blog
- Iman-amal solehan wordpress
- Ismadi Yusuf blog
- Jom faham blog
- Khidmat Wala blog
- Kopiahhensem blog
- Kuffiyah blog
- Muhajier718 blog
- Musa Kola Kedah blog
- Pena maya blog
- Pengutip Mutiara
- Speedweb ad6 blog
- Sufiafriqiyya blog
- Umma-ali blog
- Ust Alimy Zaidi
- Ust Gunawan Aziz
- zar4art blog
- ziarah76 blog
Bayan
| Search in the Hadith |
| www.SearchTruth.com |
Waktu sholat
| English to Arabic to English Dictionary |
|
|
| www.SearchTruth.com |



