Showing posts with label BERITA. Show all posts
Showing posts with label BERITA. Show all posts

Sunday

The Ummah is Ash'ari- By Sheikh Yusuf al-Qaradawi



Questions: "Brother, what does Ash'ari mean?"

Answer by Hanafifiqh: "Foundations in Aqeeda laid down by Abu al-Hasan al-Ash'ari. Also there was Imam Maturidi, both these imams are accepted and have done a lot of work in this science of Aqeeda. Those who accept his teachings are called Asharies."

Tuesday

Niat merompak, tetapi diberi hidayat


A Long Island deli owner who held a robber at gun point, then let him go after giving him $40 and a loaf of bread, says he got ananonymous letter from the crook that included a $50 bill and a thank-you for saving him from a life of crime. During the robbery attempt, the failed thief brandished a baseball bat and demanded cash, but Sohail pulled out a 9mm rifle and disarmed the man, who pleaded for his life on his knees before the deli counter, crying, "I'm sorry! I'm sorry!" and tear fully claiming his family had fallen on hard times.


The mysterious writer apologized to his would-be victim, Mohammad Sohail, saying,"First of all I would like to say I am sorry at the time I had no money, no food on the table and no job and nothing for my family."


Similar to comments he made on his knees during the incident last May,he said he realized that trying to rob the store with a baseball bat"was wrong but I had [no] choice. I needed to feed my family."


The letter claimed, "When you had that gun to my head I was 100%that I was going to die," and said he begged to convert to Islam at that moment only because he feared death. But the letter-writer said he actually did convert, "decided to become a true Muslim," and turned his life around after Sohail, 47, spared his life.


"Now I have a new child and good job make good money staying out oftrouble and taking care of my family. You gave me forty dollars thank you for sparing my life and because of that you change my life."


The letter was signed in type: "Your Muslim Brother."


"That's the same guy I gave $40 to," said Sohail, 62, displaying the typewritten letter at his Shirley Express deli yesterday. There was no return address.


"I'm really thrilled," said Sohail. "I'm very happy for that guy, because he is now doing good for the community. "He has a job and he is a good person. I really feel great. Thank God he's doing good. He's got a new baby and he's not in jail," said Sohail.


"When you do good things for somebody, it comes back to you. I gave him $40 and he sent me back $50. It was a good investment," Sohail laughed.



Wednesday

Berita - Ijtema

Sebuah kota di India akan menjadi tempat pertemuan umat Islam salah satu yang terbesar di dunia, yaitu Ijtima Dunia Jamaah Tabligh yang ke 63. Pertemuan global yang diselenggarakn oleh Jamaah Tabligh ini akan diadakan pada tanggal 25-27 Desember di Itkhori Islam Nagar, sekitar 12 km dari Bhopal.

Dengan sekitar 700.000 Muslim diharapkan akan datang dari seluruh dunia, maka dikatakan pertemuan umat Islam ini akan menjadi yang terbesar setelah Haji di Mekkah dan ijtima Jamaah Tabligh di Bangladesh.

"Setiap tahun kami menyelenggarakan ijtima untuk menyebarkan pesan Islam, menyerukan untuk melakukan perbuatan baik dan menghentikan orang-orang dari kesalahan, mengenal Allah dan mengikuti jalan Nabi Muhammad," kata juru bicara Ijtima Atique-ul-Islam kepada IANS.

"Jamaah yang berasal dari Rusia, Kamboja, Thailand, Indonesia, Malaysia dan Sri Lanka telah tiba, dan umat Muslim dari setidaknya 30 negara, termasuk Australia, Inggris dan Afrika Selatan, akan mengambil bagian di dalamnya," katanya.

Dan salah satu fitur terbaik dalam acara ini adalah bahwa orang-orang cacat, yang biasanya menjauhkan diri dari pertemuan besar, dipersilahkan hadir dan bahkan diberi perhatian ekstra.

"Selain pengaturan tempat terpisah bagi penyandang cacat, beberapa orang akan membuat mereka mengerti isi khotbah-khotbah agama yang disampaikan dengan tindakan," kata Atique.

"Aalmi Ijtema (Ijtima Alami) dimulai sejak kemerdekaan India tahun 1947. Dan terus berlanjut sejak itu. "Kegiatan ini terus berlangsung non-stop selama 63 tahun terakhir," kata jurnalis senior Perwez Bari yang berbasis di Bhopal. Dari tahun 1947 hingga 2001, ijtema mengambil tempat dimasjid Taj-ul yang ada di sini - salah satu masjid terbesar di Asia - dan setelah itu mengambil tempat di Itkhori.

Ijtema berlangsung di tanah seluas 145 hektar, yang meliputi 36 hektar untuk tenda-tenda, 60 hektar ruang parkir dan 10 hektar untuk MKC untuk memenuhi kebutuhan air dan mandi dalam pertemuan besar tersebut, selain dari ruang untuk mengakomodasi para penyandang cacat.

Meskipun demikian, pihak penyelenggara acara membuat titik untuk memastikan bahwa kegiatan besar tersebut tidak menjadi acara yang membuat 'keributan' dan memungkinkan acara tersebut tetap relijius dengan tanpa suara meskipun dihadiri ratusan ribu jamaah. Terdapat pedoman bagi pemilik toko untuk menjual barang-barang mereka, khususnya makanan, dengan biaya ketat ditentukan oleh pihak manajemen acara.

"Kami sudah mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Banyak departemen dari negara atau pemerintah pusat memberikan dukungan mereka kepada kami," kata Atique. Namun keamanan tetap menjadi perhatian utama.

"Paling tidak 1,200 polisi akan diturunkan di sekitar tempat acara untuk menjamin keamanan," kata Singh, salah seorang pejabat kepolisian setempat. Dengan jumlah umat Islam sebesar 140 juta, India memiliki populasi terbesar ketiga Muslim di dunia setelah Indonesia dan Pakistan.(fq/deccanherald)

- www.eramuslim.com

Monday

Ulama tak mahu campur politik

IPOH 24 Okt. - Sikap membisu kebanyakan ulama di negara ini adalah disebabkan mereka tidak mahu terlibat dalam mana-mana parti politik.

Mufti Perak, Tan Sri Harussani Zakaria berkata, sebagai pihak yang menjurus kepada soal-soal keagamaan, adalah lebih baik jika mereka tidak dikaitkan dalam urusan itu.

"Saya pun tidak suka bercakap soal politik, saya bercakap tentang perpaduan orang Melayu," katanya ketika dihubungi di sini, hari ini.

Beliau diminta mengulas kenyataan wakil Perak, Datuk Rosli Husin ketika membentangkan usul agama dan pendidikan dalam Perhimpunan Agung UMNO semalam yang mahu institusi agama bijak menangani isu berkaitan agama terutama yang ditimbulkan parti pembangkang agar mereka tidak dilihat seperti dilanda 'sindrom bisu.'

Rosli bimbang, jika isu-isu yang dibangkitkan itu tidak segera diperjelaskan kepada rakyat, ia boleh menimbulkan perpecahan umat serta persepsi negatif terhadap Islam.

Dalam hubungan ini, katanya lagi, Majlis Agama Islam di negeri-negeri perlu agresif dan senada ketika memberi penjelasan berkaitan soal hukum dan fatwa agar difahami umum.

Menurut Tuan Mufti Harussani, beliau sering menjadi sasaran parti-parti pembangkang apabila berusaha membantu menjelaskan sesuatu isu.

"Bila saya kena hentam, tiada siapa pun bantu saya. Tetapi disebabkan saya bercakap atas kepentingan Melayu, saya tak kisah," katanya.

Oleh SITI MARIAM MD. ZAIN
utusanperak@utusan.com.my

**********************************************************************************************************************************

Sebegitu juga dinasihatkan kepada semua yang bergerak dalam usaha dakwah Tabligh, agar menghindari dari menggunakan nama dakwah Tabligh untuk perkara-perkara berkaitan politik. Pada mereka yang bergiat dalam hal-hal politik, wajar diatas penampilan sebagai individu, bukan diatas nama jamaah atau usaha dakwah Tabligh.

Ini kerana usaha ini melangkaui semua perkara dan usaha ini adalah umum untuk semua tidak kira dari parti apa sahaja, tidak kira kaum mahupun tarafnya serta tidak kira apa warga-negaranya. Usaha ini adalah usaha mengajak kepada Pencipta bukan kepada yang dicipta. Usaha ini juga adalah pertama-tamanya adalah usaha membaiki diri, keluarga serta umat, agar agama sentiasa dapat dihidupkan dimana-mana. Dalam mana juga, menanamkan perasaan kasih-sayang dan hormat pada setiap insan terutamanya yang ada kalimah Lailahaillallah, tidak kira dari parti mana yang diikuti.

Oleh itu, disyorkan mereka-mereka yang ada penampilan dirinya berkaitan dengan usaha dakwah-Tabligh tetapi tetap mahu mencurahkan perasaan mereka terutama diblog-blog, facebook dan seterusnya agar sentiasa bersikap berkecuali. Dan sebaiknya, curahkan perasaan dengan mengadap Allah dimalam hari dengan berlinangan air-mata. 

Sebaik-baiknya, segala bahan komunikasi seperti internet dan sebagainya digunakan untuk membawa kepada fikir umat, menanamkan kerisauan keatas umat, membina jiwa tawaduk, menambahkan pengetahuan disamping berfikiran terbuka dalam mana, niat adalah ikhlas untuk Allah. Bukan sebagai tempat melepaskan perasaan tertekan, geram dan sebagainya apatah lagi sebagai tempat untuk diri menjadi bertambah isolasi dari dunia realiti. (Seperti mengurung diri mengadap komputer dan tidak memberi waktu untuk usaha agama)

Dari itu, bukan suasana dunia dibawa kemasjid, tetapi suasana masjid dibawa kedalam dunia seperti bukan suasana jual-beli dibawa kedalam masjid tetapi suasana masjid seperti zikir, jaga mata, jaga adab dan lain-lain dibawa kedalam pasar atau dimana sahaja. Sebagaimana bukan budaya luar kehidupan seharian dibawa kedalam agama Islam tetapi ajaran agama Islam itu dikembangkan kedalam budaya kehidupan seharian.

Segala pesanan adalah pertama-tamanya untuk diri saya yang dhaif ini. Kesilapan harap dimaafkan.......


Saturday

Kes Muslim bunuh diri semakin serius

Bunuh diri oleh orang Islam sering dikaitkan dengan kerapuhan agama dan tidak dinafikan andaian itu ada benarnya tetapi ia bukan faktor utama kerana ada fenomena bunuh diri masih meninggalkan persoalan sukar dijawab hingga kini.

Terutama apabila tindakan itu dilakukan mereka yang berpengetahuan agama, membuatkan pihak di sekeliling perlu membuat penilaian sewajarnya. Malah Arab Saudi juga berdepan dengan masalah bunuh diri yang berleluasa, negara terletaknya tanah suci Makkah dan Madinah.

Penolong Pengarah Bahagian Dakwah, Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP), Badli Shah Alauddin, berkata bunuh diri kini menjadi masalah global termasuklah umat Islam. Kejadian itu juga menimbulkan polemik berterusan apabila dikaitkan dengan faktor agama kerana perbuatan itu sudah dimaklumi hukumnya sekali gus membangkitkan pelbagai reaksi di kalangan masyarakat.

“Kerenggangan atau kurang ilmu pengetahuan agama dikatakan sebab seseorang mengambil tindakan membunuh diri. Tetapi jika diteliti daripada perkembangan berlaku di seluruh negara, banyak lagi faktor mendorong seseorang itu berbuat demikian.

“Sukar mengandaikan apabila di kalangan yang hebat ilmu agamanya turut terbabit dengan kejadian bunuh diri seperti berlaku di Arab Saudi di lokasi yang tidak terfikir kita,” jelasnya.

Katanya, awal 2009, Arab Saudi digemparkan kes profesor bidang Sejarah dan Kebudayaan di Universiti Ummul Qura, Makkah, Prof Nasser al-Harithy, 50, yang dijumpai mati tergantung pada kipas siling di pejabatnya dengan serban.

Agak menghairankan apabila dia mengambil tindakan sebegitu memandangkan lokasi universiti berhampiran dengan Padang Arafah, terletak 30 kilometer dari Masjidilharam. Siasatan menunjukkan punca dia mengambil tindakan itu disebabkan menanggung hutang mencecah 8 juta riyal.

Menurut laporan Laura Bashraheel (Arab News bertarikh 1 Disember 2009) berkenaan kes bunuh diri, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengeluarkan statistik agak mengejutkan iaitu ada 295 kes bunuh diri pada 2008 terdiri daripada 259 lelaki dan 36 perempuan. Angka itu menunjukkan peningkatan berbanding 2006 iaitu 266 kes bunuh diri dicatatkan.

Menurut laporan itu lagi, golongan wanita kebiasaannya membunuh diri dengan cara meminum ubat dengan dos berlebihan, minum racun dan peluntur. Bagi lelaki pula, kebiasaannya memilih cara menggantung atau menembak diri sendiri.

Selain itu, pendedahan Pakar Rujuk (Kanan) di Hospital Psikiatrik Jeddah, Dr Saad al-Khateeb menunjukkan golongan terpelajar antara paling ramai membunuh diri termasuk profesional seperti doktor dan peguam selain pegawai polis dan pemilik hotel.

Nisbah satu kes bunuh diri yang berlaku dalam setiap 40 saat di seluruh dunia jelas menunjukkan seriusnya permasalahan ini. Di Jepun saja, setakat enam bulan pertama tahun ini 15,906 orang membunuh diri dan di Korea Selatan, negara yang statistik bunuh dirinya menjadi antara tertinggi di dunia, menyaksikan 15 hingga 44 rakyatnya mati bunuh diri bagi 100,000 penduduknya.

Artis Korea Selatan antara yang tertinggi gemar membunuh diri dengan terbaru aktor Park Yong-Ha yang menggantungkan dirinya menggunakan kabel pengecas telefon bimbit.

Negara kita juga tidak terkecuali. Statistik menunjukkan, bagi tempoh 15 tahun lalu, seramai tujuh hingga 12 orang daripada setiap 100,000 penduduk Malaysia, mati kerana membunuh diri. Bagi tempoh sama di Singapura, nisbahnya adalah 15 hingga 20 orang bagi setiap 100,000 mati bunuh diri.

Badli Shah berkata, perbuatan membunuh diri bukan termasuk perkara mensyirikkan Allah tetapi tergolong dalam perbuatan maksiat berstatus dosa besar dan pelaku dosa besar dikenali sebagai golongan fasik.

Beliau berkata, ulama berbeza pendapat mengenai hukum solat jenazah golongan fasik ini sama ada jenazah itu terdiri daripada golongan yang tidak solat, tidak berzakat, penzina, peminum arak dan termasuk juga bunuh diri.

Sebahagian ulama seperti Umar Abdul Aziz dan juga al-Auza’i berpandangan, jenazah orang fasik tidak boleh disolatkan. Imam Abu Hanifah dan sahabatnya bersetuju dengan pendapat ini namun dalam kes tertentu seperti solat ke atas jenazah golongan pemberontak (al-Baaghi) dan memerangi Islam (al-Muharib).

Bagaimanapun, secara sepakat, ulama termasuk Imam Malik, Syafi’i, Abu Hanifah serta jumhur ulama berpendapat jenazah orang fasik tetap wajib disolatkan.

Antara dalilnya, sabda Nabi SAW diriwayatkan ad-Daruqutni dan at-Tabrani yang bermaksud: “Solatlah kamu di belakang sesiapa saja yang mengucapkan Laa ilaaha illallah dan solatlah oleh kamu sesiapa saja yang mengucapkan Laa ilaaha illallah.”

Imam Syaukani dalam hal ini mengulas: “Solat jenazah ke atas orang fasik telah ditunjukkan oleh hadis itu”, sementara Imam Nawawi menyatakan, telah hampir mencapai ijmak bahawa orang yang mati kerana bunuh diri tetap perlu disolatkan dan dikuburkan di tanah perkuburan orang Islam.

“Maka dalam konteks sekarang maka elok kita melihat kepada pendapat jumhur ulama kerana dalilnya lebih kuat (rajih). Justeru, jenazah orang fasik tetap wajib hukumnya disolatkan. Hujahnya, mereka adalah Muslim, bukan kafir,” katanya.

Namun katanya, bagi pemimpin atau tokoh masyarakat seperti khalifah dan ulama, sebaiknya tidak mensolatkan jenazah orang fasik sebagai satu bentuk hukuman serta pelajaran atas jenazah yang bersangkutan sekali gus kecaman supaya yang hidup tidak meniru perbuatan tercela itu.

Badli Shah berkata, berdasarkan penjelasan pendapat serta huraian itu jelaslah jenazah orang bunuh diri tetap wajib disolatkan kaum Muslimin dan tidak ada larangan kecuali wujud dalil khusus melarangnya.

Di samping itu, ada pandangan ulama, Rasulullah SAW tidak mensolatkan orang bunuh diri kerana itu hukum khusus kepada baginda tetapi tidak orang lain seperti kes orang mati meninggalkan hutang yang Rasulullah SAW tidak mensolatkannya tetapi memerintahkan penyempurnaan solat jenazah kepada sahabat lain.

Oleh Hasliza Hassan (hasliza@bharian.com.my, 2010/09/25)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

- Sesungguhnya kejayaan dan kebahagian sebenar didalam hidup didunia, serta suatu kehidupan yang sentiasa mendapat petunjuk mahupun pelindungan dari Allah Taala adalah didalam pelaksanaan dan penghayatan kepada agama Islam disamping mendakwahkannya.
Btn_blue_77x28

open source - sumber terbuka

Mana-mana coretan yang dikira baik, dibenarkan mengambil (copy-paste) tanpa perlu bertanya tuan blog ini. Manakala mana-mana coretan yang terdapat kesilapan, mohon ribuan kemaafan dari tuan blog ini. - " Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya "

Coretan lalu

zar4art

Bayan

Search in the Quran
Search:
Download | Free Code
www.SearchTruth.com
Search in the Hadith
Search:
in
Download | Free Code
www.SearchTruth.com

Waktu sholat

Prayer Times For 6 Million Cities Worldwide
Country:

English to Arabic to English Dictionary
Find word:
Exact Word / Starting Word Sub Word
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
www.SearchTruth.com

Salam damai